Pendahuluan

Kali ini Arif Keisuke akan membahas artikel tentang resensi buku guns, germs & steel karya Jared Diamond. Buku yang sangat fenomenal ini wajib sekali kamu baca di sela waktu senggangmu. Memang buku ini sudah lawas, tapi isinya akan selalu menjadi pengetahuan yang perlu kamu ketahui.

Baca juga: Memahami Sejarah dan Ideologi PKS serta Gerakan Islam dari Timur Tengah – Resensi Buku Ideologi Politik PKS

Mungkin kamu bertanya-tanya, apakah benar mereka bangsa eropa itu maju, dalam artian peradaban, dan mampu mengekspansi seluruh dunia? Atau kamu bertanya-tanya kenapa bangsa Afrika menjadi Afrika saat ini. China menjadi china saat ini kenapa, begitu juga dengan suku Aborigin bukan yang menguasai benua kering Australia malah bangsa Eropa? Bagi para wibu atau otaku mungkin ingin tahu dari mana bangsa Jepang sesuai sejarah zaman jomon dan yayoi nya? Baca saja resensi buku guns, germs & steel nya.

Yuk baca saja artikel dengan judul lengkapnya Alasan Kenapa Suatu Peradaban Lebih Maju dan Menjajah Peradaban Lain – Resensi Buku Guns, Germs & Steel Karya Jared Diamond sampai tuntas ya!

Alasan Kenapa Suatu Peradaban Lebih Maju dan Menjajah Peradaban Lain – Resensi Buku Guns, Germs & Steel Karya Jared Diamond

Informasi Buku

Resensi buku Guns, Germs & Steel. Resensi buku Jared Diamond. Resensi buku Bedil, Kuman & Baja. Baca buku guns, germs & steel. download buku guns, germs & steel gratis
Arif Keisuke – Guns Germs and Steel

Judul Buku: Guns, Germs & Steel (Bedil, Baja & Kuman); Rangkuman Riwayat Masyarakat Manusia

Penulis: Jared Diamond

Genre: Sejarah

Bahasa: Indonesia (Alih bahasa: Hendarto Setiadi dan Damaring Tyas Wulandari Palar)

Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)

Kota Terbit: Jakarta

Tahun Terbit: 2019 (Cetakan ke-7), 1997 (Asli dan Cetakan Pertama)

Tebal Buku: xiv + 624 halaman

ISBN: 978-602-424-138-4

Tentang Penulis

Resensi buku Guns, Germs & Steel. Resensi buku Jared Diamond. Resensi buku Bedil, Kuman & Baja. Baca buku guns, germs & steel. download buku guns, germs & steel gratis
Arif keisuke – Jared Diamond. Sumber: Wikipedia.com

Jared Mason Diamond adalah seorang profesor bidang Geografi di UCLA. Selain bidang itu, dia juga merupakan ilmuwan dan pakar di bidang fisiologi, terutama mendalami biologi evolusi dan biogeografi. Ia lahir di Boston. Massachusetts pada tanggal 10 September 1937. Beliau memulai karir pendidikannya dari Bachelor of Art dalam Biochemical Science dari Harvard College tahun 1958. Meraih PhD dalam the physiology and biophysics of membranes in the gallbladder from Trinity College, University of Cambridge in 1961.

Semasa hidupnya, Ia pernah melakukan penelitian selama beberapa tahun di daerah Papua, baik Papua Indonesia maupun New Guinea. Selain itu, beliau banyak mendapatkan penghargaan. Setidaknya beberapa penghargaan tersebut karena penerbitan karya Guns, Germs & Steel ini, yaitu 1997 Phi Beta Kappa Science Book Prize, 1998 Pulitzer Prize, 1998 California Book Awards dan 1998 Aventis Prize for Science Books serta masih banyak lagi penghargaan lainnya.

Ulasan Buku dan Petikan Pesannya

Dalam meresensi buku ini mungkin saya tidak bisa mewakili seluruh isi yang ada pada buku ini, namun saya akan berusaha memberikan sedikit gambaran kepada pembaca apa saja yang dijelaskan dalam buku ini.

Sesuai dengan judul bukunya yaitu riwayat sejarah masyarakat manusia, buku ini menyajikan kenapa timeline dan jalur sejarah di setiap peradaban itu berbeda-beda. Misalnya, seperti yang kita tau saat ini, bangsa Eropa pernah mengekspansi ke seluruh dunia, kita contohkan benua Amerika. Dalam buku ini, penulis mempertanyakan kenapa tidak bangsa Aztek, Maya atau Inca yang menyeberang samudera pasifik atau atlantik dan menyerbu bangsa Spanyol saat itu. Selain suku tersebut misalnya kenapa bangsa yang tinggal di daerah Bulan Sabit Subur (yang membentang dari asia tengah sampai ke eropa barat) mampu maju lebih dulu dalam peradaban. Ini bisa kamu lihat dari seperti tumbuhnya kerajaan atau kesultanan, you can say pernah menjadi pusat peradaban di kala itu, tapi tidak di Indonesia.

Much of human history has consisted of unequal conflicts between the haves and the have-nots

— Jared diamond – guns, germs and steel; the fates of human society

Pertanyaan besar lainnya yaitu kenapa orang asli Australia, Aborigin, padahal bersinggungan dekat dengan orang Makasar yang gemar berdagang. namun mereka tidak pernah membangun peradaban menetap. Hingga akhirnya mereka terusir ke dalam gurun kering Australia oleh orang kulit putih. Bahasan lainnya siapakah bangsa asli orang Afrika dan kenapa Madagaskar yang secara geografis lebih dekat dengan benua Afrika namun lebih dominan oleh pendatang dari Asia Tenggara, termasuk orang Indonesia. Selanjutnya mempertanyakan siapakah bangsa Jepang, apakah mereka orang Korea yang bermigrasi karena konflik beberapa kerajaan di sana dan kenapa berbeda dengan Bangsa Ainu yang tinggal di utara Jepang.

Baca juga: Nestapa, Khianat dan Genderang Jihad di Abad Pertengahan – Resensi Ain Jalut; Melawan Mitos Hulagu

Pertanyaan-pertanyaan tersebut tersusun dengan sangat sistematis oleh Jared Diamond dan dengan penjelasan yang cukup sederhana untuk kamu pahami. Sedikit penjelasannya yaitu kenapa alur sejarah berbeda di setiap peradaban atau belahan dunia kamu bisa mengetahuinya dari beberapa faktor yang mempengaruhinya. Salah satunya yaitu, ketersediaan domestikasi hewan dan tumbuhan, kemampuan domestikasi tumbuhan dan hewan, perbedaan sumbu benua, serta faktor lain yang menyertai selain faktor di atas.

Misalnya faktor perbedaan sumbu benua itu berarti, coba kamu lihat perbedaan antara benua Afrika, Amerika dan Asia-Eropa. Benua Afrika terbentang luas dari Utara-Selatan, begitu juga dengan benua Amerika, tapi untuk benua Asia-Eropa mereka membentang dari Barat-Timur. Faktor ini memiliki peranan yang cukup signifikan dalam jalannya sejarah. Seperti ketika bangsa Meksiko mampu mendomestikasi tumbuhan, mereka perlu waktu lama untuk memperkenalkannya kepada bangsa Amerika lain misalnya di daerah Massachuseets Amerika, sebabnya rintangan geografis seperti gurun dsb. Atau ketika bangsa Chile mendomestikasi hewan dan tumbuhan, mereka sulit mengenalkan ke daerah Meksiko karena halangan hutan tropis di Panama dan sekitarnya.

Resensi buku Guns, Germs & Steel. Resensi buku Jared Diamond. Resensi buku Bedil, Kuman & Baja. Baca buku guns, germs & steel. download buku guns, germs & steel gratis
Arif Keisuke – Peradaban Manusia. Sumber: Unsplash

Beda halnya ketika bangsa yang berdiam di daerah Bulan Sabit Subur bisa mengenalkan ke timur atau ke barat tanpa hambatan iklim yang berbeda. Begitu juga dengan tumbuhan yang didomestikasi akan beradaptasi karena kesamaan iklim di daerah lainnya. Dengan adanya domestikasi tumbuhan, lahirlah para petani. Menjadi petani tidak ujug-ujug menjadi petani, mereka melalui beberapa proses seperti kekurangannya bahan makanan di alam untuk berburu, menjamurnya persaingan buruan dengan manusia lain, mengetahui bahan makanan yang mereka olah dsb. Alhasil ketika menjadi petani akan lebih menjadikan orang untuk tinggal menetap dan membentuk masyarakat.

Baca juga: Menjelajahi Peradaban Dunia dari Mesopotamia – Resensi dari Puncak Bagdad

Di saat demikian, waktu untuk istirahat cukup banyak, dan bisa terjadi ledakan populasi. Selain itu, ketika terbentuk kumpulan masyarakat (dalam tahapannya seperti dari perkumpulan beberapa suku sejenis sampai menjadi sebuah kerajaan) akan menciptakan mereka yang menjadi petani dan mereka yang bukan petani. Petani akan memberikan makan kepada yang bukan petani dan mereka akan mengerjakan hal lain, seperti menjadi adanya aksara, bedil atau menjadi bangsawan dsb.

Kamu juga mungkin memiliki pertanyaan, kenapa bangsa Tiongkok dengan wilayah seluas itu mampu memiliki bahasa yang sama. Coba kamu lihat dari Harbin sampai ke wilayah Fujian, Yunan atau Guangdong, tapi mereka yang berada di wilayah eropa meski negaranya kecil memiliki beragam bahasa yang berbeda. Buku ini menjelaskannya dengan nuansa kira-kira China mampu menyatukan daratannya. Akan tetapi eropa lebih sering banyak persaingan dan inovasinya tentu juga konfliknya.

Beberapa faktor penentu lainnya yang ikut berpengaruh ketika bangsa Spanyol mampu mengalahkan bangsa yang ada di Peru atau kenapa bangsa asli Australia tidak mampu berubah, buku ini menjelaskan juga fenomena tersebut. Kemudian penjelasan kenapa Indonesia yang memiliki kesempatan untuk mendomestikasi tumbuhan dan hewan tapi tidak pernah menjadi pusat peradaban di kala itu.

Buku ini sangat cocok bagi seluruh kalangan, terutama mereka yang memang fokus pada bidang biologi, sejarah atau ilmu sosial. Karena ini mungkin bisa menginspirasi kamu untuk melakukan penelaahan atau penelitian lebih lanjut lagi. Atau juga bagi kamu yang hendak mengetahui siapa bangsa asli Jepang, kenapa peradaban saat ini berpusat di Amerika Serikat atau bangsa lainnya. Faktor psikologis seperti kemudahan untuk menerima informasi baru, adaptasi dengan lingkungan baru juga ada dan ikut andil dalam kancah arah peradaban masyarakat manusia saat ini.

Link Download dan Tempat Baca Buku Guns, Germs and Steel

Bagi kamu yang mau membaca buku ini, kamu harus beli di toko buku ya. Versi buku elektronik buku ini belum ada di ipusnas (ketika tulisan ini terbit), tapi ada untuk buku Collapse dan The world until yesterday saja.

Bagi yang ingin membeli buku ini baik datang ke toko buku terdekat dengan rumah kamu atau dari online, kamu harus menyiapkan uang kira-kira sebesar Rp. 125.000-Rp.140.000,. Tapi, kalau kamu ingin membaca e-book bisa ke situs berikut: Zlibrary.

Buku Lainnya Karya Jared Diamond

  • Collapse: How Societies Choose to Fail or Succeed
  • The World Until Yesterday
  • Upheaval: How Nations Cops with Crisis and Change dll.

Daftar Pustaka

  • Jared Diamond, Wikipedia, dalam https://en.wikipedia.org/wiki/Jared_Diamond
  • Diamond J., (2019), Alih bahasa. Setiadi H & Palar D T W., Guns, Germs & Steel: Rangkuman Riwayat Masyarakat Manusia, Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia

Penutup

Oke untuk artikel resensi buku guns, germs & steel atau bedil, kuman & baja karya Jared Diamond cukup sampai sini saja. Kira-kira seperti itu saja apa yang bisa saya rangkum dan resensi dari buku fenomenal karya Jared Diamond. Mungkin ini bukan untuk diskusi tapi hanya sekedar mengenalkan konten yang jadi fokus bahasan dalam bukunya. Jangan lupa bagikan juga kepada teman kamu supaya jadi lebih tahu. Terima kasih!

Bagi kamu yang memiliki kritik dan saran yang dapat membangun blog ini, kamu bisa mengirimkannya ke alamat email berikut: aripviker@gmail.com

Kata Kunci: Resensi buku Guns, Germs & Steel. Resensi buku Bedil, Kuman & Baja. Baca buku guns, germs & steel. download buku guns, germs & steel gratis.

%d blogger menyukai ini: